Overclocking Gaming PC 2014 di tahun 2018

Gaming PC Hobbytech sebenarnya memiliki spek cukup tinggi dan mampu menjalankan aplikasi Game PC di monitor 4K dengan setting cukup tinggi. Namun saat merakit sendiri dulu dirasa cukup mumpuni menjalankan aplikasi game PC di tahun 2014 saat merakit. Saat itu sempat coba-coba overclock ringan di CPU namun tidak dilanjutkan. Di sisi GPU graphic cardnya sudah di overclock dari pabrik sehingga kemampuanya hampir maksimal.

Maju ke tahun 2018, bulan maret, tentunya spek Gaming PC yang dimiliki sudah ketinggalan beberapa generasi CPU, Memory dan GPU. Karena pada saat ini harga Graphic card tidak karuan tingginya, dan memory juga relatif mahal harganya. Maka penasaran seberapa jauh sih Gaming PC tahun 2014 bisa dimaksimalkan.

Di akhir 2017, sempat beli Laptop Gaming yang cukup top yaitu Alienware 17R4 dengan spek, Intel i7 7820HK (Kabylake 4-Core,8 thread), Memory 32GB, SSD M.2 256GB + 1TB HDD, dan graphic card GTX 1080 (non Ti), layar monitornya juga sudah resolusi QHD (meski belum 4K). Untuk mengatahui apakah Gaming PC tahun 2014 spek tinggi masih bisa mengejar lawan Laptop Gaming 2017 yang mumpuni.

Spek Gaming PC Desktop 2017
CPU: i5 4670K, 3.5GHz, auto overclock ke 3.8Ghz, + H100 CPU Watercooling
Memory: 16GB DDR3, (8GB x2) 2400 Corsair Vengeance
Motherboard: Gigabyte G1.Sniper Z97
Graphic Card: SLI (2x) GTX 980 Ti, Inno3D Geforce Ichill Hybrid (Water cooling)
SSD: Samsung Evo 750 250Gb (Windows), Hynix 520Gb SC300
HDD: 2TB WD Green, 2TB WD Blue
PSU: Corsair 1000W 80 Plus gold
Casing: Full Tower NZXT Switch 810 (sangat lega)
Accessories: 2x Noctua Fan for CPU radiator cooler, 8x NZXT red 12inch fan, 1x NZXT red 20inch fan mod
Bitfenix fan controller, LED lighting for interior

Hasil Dari Baseline test dengan Laptop Alienware 17R4 2017, dan Gaming PC pada kondisi stock rakitan 2014.

Picture1

 

Terlihat hasil tanpa overclock, Graphic card 980Ti SLI 2x sudah mampu menyaingi kecepatan GTX 1080 stock. Dan menurut info konfigurasi 980Ti SLI 2x sudah bisa menyamai GTX 1080 Ti Stock. Apalagi kali ini menggunakan GTX 980Ti OC dari pabrik dengan closed loop water cooling built in.

Proses OC

OC ringan melalui BIOS dilakukan dengan menaikan multiplier hingga 42x dan mencapai kestabilan setelah di test dengan Intel Extreme Tuning Utility selama lebih dari 12jam. Setelah beberapa kali iterasi bahkan mencoba hingga 45x (untuk 4.5Ghz) namun tidak tercapai kestabilan bahkan hingga Vcore dinaikkan hingga 1.3V dan Vin juga di adjust naik hingga 1.9V.  Karena tidak mencapai kestabilan sempurna, maka akhirnya ketemu hanya bisa di 42x dengan Vcore 1.26V mungkin 1.25V bisa tetap dicapai tapi agar lebih mantap di pasang di 1.26V

Suhu CPU berkisar di 60 derajat Celcius dan max sekitar 70 derajat Celcius pada saat2 beban 100% seluruhnya. Namun tidak pernah lebih dari 70 derajat. Cukup aman. Setelah mencapai kestabilan feature penghematan CPU tetap diaktifkan, namun TurboBoost dimatikan.

Setelah CPU kali ini giliran OC untuk GTX 980Ti SLI (keduanya di OC secara serempak menggunakan MSI Afterburner). Karena asli dari pabriknya sudah di OC dimana GPU sudah mencapai frek 1.38 Ghz pada saat boost aktive (Maksimum clock), maka setelah berkali-kali di uji kestabilan menggunakan Valley test, hanya bisa di dapat di 1.5Ghz atau +200 di MSI Afterburner. Ternyata bisa mencapai 1.5Ghz saja sudah cukup gahar ya setelah coba cari benchmark. Memori nya hanya bisa ditambah +75 karena ternyata sudah mencapai 8Ghz (4×2 Ghz) mem clock saat maksimal. Diatas itu langsung crash. Dan memang itu seperting frek maksimum memori dan GPU.

Suhu dari GPU berkisar di 70 derajat dan maksimum di 80 derajat. Lumayan lah masih aman itupun karena 1 jam an di test menggunakan Valley di resolusi QHD. dan setting maksimal. Dan aman tanpa ada crash.

Dari hasil OC diatas, lumayan lah Desktop Gaming PC tahun 2014 masih bisa menjalankan aplikasi VR Oculus Rift game dengan lancar dan tanpa ada gangguan.  Tentunya gaming di 4K 60Hz tidak terlalu bermasalah meski belum optimal (apalagi akan keluarnya layar monitor 4K 120Hz dalam waktu dekat), kecepatan CPU juga lumayan terasa lebih baik responsenya. Meski mungkin untuk proses rendering video dsb tetap tidak bisa mengalahkan CPU i7 dengan 4 core nya.

Itulah kira2 pengalaman OC terbaru untuk Gaming PC yang sudah cukup ketinggalan hampir 3 generasi CPU dan 2 generasi GPU (Kalau Volta sebentar lagi muncul).

Kalu harga-harga komponen GPU dan memory turun atau bahkan seri NVIDIA RTX Volta yang baru dengan Ray Tracingnya, perlu pikir2 sudah waktunya untuk upgrade. Untungnya menggunakan komponen yang lumayan tinggi (meski awalnya belum i7 karena hanya untuk gaming) sudah sangat panjang umurnya. Karena kedepannya mungkin lebih sering juga digunakan untuk video editing, rendering untuk anak yang sudah kuliah di Animasi, mimpinya upgrade ke Ryzen Threadripper 1950x xixixixi. (karena yang intel i9 kemahalan euy)

Semoga bermanfaat

Happy PC Gaming

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s