Perbandingan VR Gear berbasis PC – Bag 3

Setelah membahas komponen dan bagian terpenting dari suatu sistem VR Gear konsumen berbasis PC generasi pertama, fitur-fitur lainnya tidak kalah penting dan dapat membuat pengalaman menggunakan VR gear menjadi lebih lengkap atau kurang maksimal.

Fitur-Fitur Penting Lainnya

slide6337879103.jpg

Dari sisi berat memang Pimax 4K paling ringan dan nyaman digunakan, namun tentunya fiturnya memang paling rendah. Namun berat bukan hal yang terpenting  bentuk head strap juga berpengaruh.

Dalam hal ini Lenovo Explorer dengan model engsel dan fixed headband seperti yang ditemui di PSVR merupakan head strap yang paling nyaman digunakan. Unit HMD dapat diputar keatas bila ingin melihat ke dunia nyata tanpa perlu melepaskan head strap seperti di HTC Vive, Oculus dan Pimax 4K. Meskipun mungkin lebih berat namun, berat unit HMD didistribusikan ke kepala bagian depan dan belakang dengan seimbang. Pengaturan model knob juga memudahkan pengaturan keras/tidaknya head strap.

Oculus Rift, HTC Vive dan Pimax 4K masih menggunakan flexible strap dengan velcro dan berbagai macam pengaturan. Menurut pengalaman pemakaian, Flexible head strap Oculus Rift CV1 paling nyaman. (HTC Vive mengeluarkan head strap add-on yang harus dibeli lagi berikut headphone built in, namun harus tambah sekitar lebih dari 1.5 juta harga yang cukup menguras kantong).

Dari sisi kelengkapan lain seperti audio, Oculus Rift sudah lengkap dengan microphone dan headphone yang cukup nyaman dan kualitasnya OK, diikuti oleh Samsung Odyssey dengan headphone merek AKG nya meski kualitasnya tidak seharum namanya namun sudah cukup untuk kenyamanan pemakai VR gear.

Dari sisi platform aplikasi, HTC Vive dengan Steam VR nya cukup banyak pilihannya. Namun tentunya masih kalah dari sisi kualitas software game maupun aplikasi oleh Oculus Rift dengan Oculus Home nya. Kualitas VR game dan aplikasi produktif di Oculus Home tidak perlu dipertanyakan. Game2 seperti Robo Recall, Lone Echo, Artika yang merupakan game kelas AAA+ membuat Oculus Home menawarkan nilai lebih. Selain itu Dengan Oculus Rift pengguna VR bisa tetap bermain game atau aplikasi di Steam VR sehingga menawarkan flexibilitas lebih. Sebaliknya pemakai HTC Vive bila ingin bermain game/aplikasi di Oculus Home belum disupport secara resmi namun harus menggunakan software 3rd party open source seperti Revive tentunya dengan kompabilitas yang ada batasnya.

VR gear dari keluarga WMR (Lenovo Explorer atau Samsung Odyssey) sebenarnya memiliki flexibilitas terbesar karena bisa memainkan game/aplikasi di Steam melalui Steam VR for WMR dan Oculus melalui Revive. Namun karena masih baru, konten VR di Microsoft store sangat sedikit dan kualitasnya tidak /belum ada yang sekelas Steam VR games/application apalagi menyaingi Oculus Home. Controller nya yang tidak begitu akurat juga membatasi game2 apa saja yang bisa dimainkan dengan sempurna (kadangkala controller bisa tidak terdeteksi, meski jarang terjadi).

Pimax 4K sendiri tidak memiliki platform khusus dan lebih banyak mengacu ke Steam atau Steam VR game atau application.

Dari sisi panjang kabel dan koneksi HTC Vive menyediakan kabel paling panjang dan paling pendek adalah Pimax 4K yang memang sebenarnya diarahkan hanya untuk pengalaman penggunaan VR secara duduk/diam tidak bergerak (karena masih 3DOF tracking).

Berdasarkan pengalaman panjang kabel 5m pun belum memadai dan kalau tidak menggunakan hanger atau penggantung kabel, maka pada saat bermain atau berinteraksi di dunia virtual akan mudah sekali terlilit kabel atau bahkan tersandung. Paling parah kabel tertarik dan putus atau rusak, penggantian kabel sendiri bisa memakan biaya cukup mahal hingga jutaan berikut ongkir ulang dari US atau negara asal produksi.  Belum lagi absen dari penggunaan VR gear sangat menyebalkan. Lihat video ini “Aksesoris Oculus Rift” untuk jenis aksesoris penting dalam memperpanjang kabel VR terutama untuk Oculus Rift (yang tidak bisa di extension secara sembarangan karena unit HMD tidak akan terdeteksi/menyala).

Extension untuk Oculus Rift juga dapat digunakan untuk VR gear HTC Vive dan WMR.

Spesifikasi Minimum dan yang Disarankan (Min and Reco’d Specification)

slide71166783726.jpg

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan apabila ingin menggunakan VR gear konsumen berbasis PC generasi pertama adalah spesifikasi komputer itu sendiri. Tidak semua PC bisa menjalankan VR gear dengan baik, terutama terkait jenis processor (CPU) dan juga adapter grafiknya (GPU).

Untuk pengalaman terbaik memang mudahnya menggunakan CPU dan GPU terbaik seperti i7/Ryzen 18xx dan GPU seperti NVidia GTX 1080 atau 1080 ti dan Radeon R9 dan sebagainya. Namun tentunya tidak semua dapat memiliki CPU/GPU atau Gaming PC terbaik. Panduan minimum dan recommended hardware di tabel diatas bisa jadi panduan.

Apabila lebih rendah dari itu, mungkin masih bisa, namun beberapa fitur grafis yang tinggi harus diturunkan ke level rendah seperti filter AA, kualitas texture, dan setting lainnya. Lebih parah lagi pengalaman tidak akan mulus karena grafis akan tersendat atau fungsi reprojection atau efek untuk mengurangi grafis tersendat dari VR gear akan diaktifkan, yang menyebabkan pengalaman memakai VR gear di dunia virtual akan tidak maksimal dan mengganggu. Mungkin malah menyebabkan motion sickness atau perasaan/sakit mabuk (mual dan pusing).

Saat ini memang teknologi PC untuk VR meski terlihat resolusi yang digunakan rendah namun karena harus mengejar refresh rate 90Hz minimum untuk mengurangi efek mabuk atau motion sickness dsb. maka kekuatan PC yang digunakan harus cukup kuat dan setara dengan bermain di resolusi QHD atau bahkan 4K dengan refresh rate min 60Hz dan 30Hz untuk 4K. Kalau PC gaming anda tidak mampu menampilkan refresh rate QHD dan 4K tersebut di layar monitor. Ada kemungkinan kurang kuat untuk menjalankan VR gear.

Baik HTC Vive, Oculus Rift dan Windows MR menyediakan fasilitas atau aplikasi untuk memeriksa kekuatan atau kemampuan PC Game atau perangkat keras PC yang ada, apakah memadai atau kurang memadai atau tidak bisa digunakan. Gunakan fitur ini sebelum membeli VR gear.

Khusus untuk Windows MR, PC anda harus memiliki Bluetooth (umumnya hanya laptop yang sudah ada BT build in) apabila PC desktop tidak ada Bluetooth maka harus membeli BT dongle dengan versi BT 4.0 minimal. Hal ini dibutuhkan controller wireless untuk berkomunikasi dengan PC desktop atau laptop. BT 4.0 dongle tidak disediakan di unit VR Gear WMR dan harus dibeli terpisah. Kadangkala user tidak menyadari dan unit controller tidak bisa berfungsi, padahal karena tidak tersedianya BT 4.0. Waktu menguji sistem dengan aplikasi akan terlihat apakah PC memiliki BT 4.0 atau tidak.

Kesimpulan

slide81567095929.jpg

Setelah membahas dan membandingkan secara panjang lebar, maka bisa dikatakan berdasarkan pengalaman maka paket VR gear terbaik saat ini dari segi Value for Money (kombinasi antara fitur dan harga) adalah Oculus Rift, yang mumpuni dari segi platform Oculus Home dengan aplikasi dan game kelas AAA nya, controller paling asyik digunakan, layar tampilan juga tidak paling buruk dan mendekati kualitas resolusi WMR Lenovo yang lebih tinggi meski masih kalah dari HTC VR. Kenyamanan strap dan adjustmentnya juga tidak buruk dan cukup mudah meski WMR lebih baik. Digabung dengan harga paket yang cukup murah untuk 180 degree experience (bukan room scale) atau untuk room scale tambah sekitar 75 USD harga awal nya masih lebih rendah dari paket HTC Vive. Penggunaan kamera IR dibandingkan teknologi lighthouse HTC Vive meski kalah akurat tapi lebih andal untuk jangka panjang karena tidak ada komponen bergerak. (Sebagai informasi teknologi Lighthouse versi 1.0 menggunakan komponen motor untuk filter sinar laser IR nya). Secara umum Paket Oculus Rift bisa dikatakan Best Value for Money.

Paket Kedua yang cukup menarik datang dari Lenovo WMR meski bukan termurah namun menawarkan flexibilitas dari pemakaian tracking inside out (tidak perlu setup sensor/lighthouse) resolusi lebih baik dan paket harga yang cukup bersaing. Harga dalam tanda kurung adalah harga efektif sampai di Indonesia dikali kurs USD to IDR, sudah termasuk pengiriman dan pajak bea cukai, ppn, pph yang berlaku di Maret 2018).

Bagi para fanatik HTC Vive, bukan berarti buruk hanya saja kombinasi fitur dan harganya yang mahal memang hanya diperuntukkan bagi yang mampu memiliki peralatan terbaik.

Info terakhir di dunia maya, ada beberapa kendala dimiliki HTC Vive HMD dimana unit HMD mudah sekali rusak bila terkena keringat/basah keringat akibat bermain VR secara bersemangat dan hal ini tidak termasuk Garansi. Jadi bila terkena keringat/basah dan teroksidasi maka layar HMD HTC Vive akan berubah jadi abu2 dan kalau diperbaiki akan terkena biaya perbaikan 280 USD (Maret 2018) tidak termasuk ongkir kirim ke US atau lokasi perbaikan terdekat dan kirim ulang balik ke pemilik. Total-total mungkin harus bayar 350 USD lagi sudah kebeli Oculus Rift (Sedih sekali). Kalau berdasarkan penelurusan ada kemungkinan design HTC Vive yang tidak kedap terhadap keringat menjadi sumber masalah. (Kalau tercelup ke dalam bak air/kolam jelas tidak di garansi, tapi kalau karena semangat bermain VR  maka akan sangat berisiko dan saat ini hampir semua VR Gear HMD memiliki ventilasi udara terbatas yang serupz dan anda sudah pasti akan berkeringat, kalau bermain tinju, pingpong atau sprint vector – berlari atau permainan olah raga lainnya) Ini perlu jadi catatan penting.

 

VR gear generasi selanjutnya

Setelah VR Gear konsumen generasi pertama maka ada beberapa produsen seperti HTC Vive yang sudah meluncurkan generasi lanjutan (meski belum bisa dikatakan generasi kedua) yang resolusi tampilannya sudah sama dengan Samsung Odyssey dan sudah dilengkapi dengan headphone dan head strap lebih baik. Harganya menurut info sangat mahal sekali diatas 500 USD untuk HMD nya saja (belum termasuk paket lighthouse dan controller). Seperti biasa HTC Vive memang harga unit bundlenya relatif /sangat mahal.

Pimax 8K merupakan versi berikutnya dan boleh dikatakan VR Gear generasi 2 karena memiliki resolusi yang cukup tinggi meski masih upscale dari QHD bukan sumber 4K secara langsung (meski versi Pimax 8K X menyediakan sumber 4K secara langsung, namun sudah dipastikan untuk menjalankannya perlu PC gaming terbaik yang mampu menjalankan resolusi 8K atau lebih mungkin dengan konfigurasi SLI untuk mendapatkan resolusi 4K per mata dengan refresh rate diatas 60Hz apalagi kalau mau mengejar refresh rate 90Hz, ada kemungkinan harus menunggu kartu grafis NVidia Volta/Ampere atau Turing atau versi 20xx atau entah namanya apa.

Oculus Rift dan WMR (yang relatif baru diluncurkan di Oct 2017) belum menyebutkan versi berikut dari masing2 VR Gear systemnya. Ada kemungkinan info2 tersebut diluncurkan di Q2 atau pertengahan 2018. Kita lihat nanti.

Sampai saat ini boleh dikatakan Generasi Pertama VR Gear tidak ada yang mendekati 100% sempurna masing2 VR Gear sistemnya memiliki kelebihan dan kekurangan masing2. Diharapkan dalam waktu mendatang masing2 produsen akan meningkatkan fitur dan spesifikasinya. Masih jauh tentunya untuk mendekati kualitas setara realitas dunia nyata, kalau itu mungkin perlu sistem 20x-200x lebih kuat dari yang ada saat ini. Namun pengalaman  menyatu di dunia virtual (immersive experience) dari VR gear merupakan pengalaman yang luar biasa dan menyenangkan. Bermain game dengan monitor menjadi kalah menarik (kecuali ingin menikmati indahnya gambar saja). Efek yang didapat dengan bermain di dalam dunia virtual akan sulit tergantikan.

Selamat mencoba VR…. Salam VR

Untuk kembali ke artikel Perbandingan VR Gear berbasis PC bagian 1 

Untuk ke artikel selanjutnya dari Perbandingan VR Gear berbasis PC bagian 2

 

 

Satu pemikiran pada “Perbandingan VR Gear berbasis PC – Bag 3

  1. Ping-balik: Perbandingan VR Gear berbasis PC – Bag 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s