Perbandingan VR Gear berbasis PC – Bag 1

Bila anda pertama kali ingin mencoba VR Gear berbasis PC atau bila anda ingin tahu VR Gear berbasis PC mana yang terbaik maka kali ini Hobbytech akan mencoba menyajikan beberapa fakta tentang VR gear yang boleh dikatakan masih di generasi pertama dari versi konsumen. (Catatan: Windows Mixed Reality VR masih berupa development product).

VR Gear berbasis PC versi konsumen generasi pertama didominasi oleh HTC Vive dan Oculus Rift CV1 yang merupakan produk konsumen masal untuk VR gear yang memiliki pangsa pasar terbesar. Saat ini di Q1 2018, Oculus Rift CV1 memiliki pangsa pasar terbesar 47% dibandingkan HTC Vive 45% berdasarkan studi di platform aplikasi Steam. (Diluar Oculus Home tentunya dipastikan Oculus Rift CV1 di Q1 2018 menjadi yang paling banyak dipakai oleh penggemar VR berbasis PC). Diikuti oleh Windows MR yang mulai banyak dibeli sekitar 5%).

Diluar Oculus Rift CV1, HTC Vive dan Windows Mixed Reality (Samsung Odyssey, Lenovo Explorer, HP, Asus, Acer, Dell) masih ada Pimax 4K yang merupakan alternatif VR gear berbasis PC untuk beberapa aplikasi gaming, menonton 3D 360 degree content. Pimax 4K memang tidak memiliki platform aplikasi secanggih Oculus Home atau HTC Vive Steam VR, namun Pimax 4K memiliki spesifikasi resolusi yang cukup tinggi hingga memperoleh apresiasi dari beberapa pemakai. Namun demikian spesifikasi lainnya tidak begitu bagus.

Tanpa panjang lebar, kita akan langsung bahas spesifikasi-spesifikasi dari Oculus Rift CV1, HTC Vive, dan Windows Mixed Reality (Diwakili oleh Lenovo Explorer dan Samsung Odyssey) serta Pimax 4K. (Meski banyak lagi VR Gear berbasis PC di pasaran namun paling tidak VR gear kali ini dapat mewakili perbandingannya).

Layar Tampilan (Display)

Tabel 1. Teknologi tampilan VR Gear berbasis PC generasi 1.

Layar tampilan VR gear merupakan salah satu komponen utama yang dapat memberikan pengalaman terbaik menikmati dunia virtual. Teknologi tampilan VR berbasis PC konsumen di motori awalnya oleh HTC Vive dan Oculus Rift CV dengan teknologi tampilan 2K awal. Istilah 2K disini merupakan resolusi gabungan dua mata yaitu 2160 x 1200 pixel (horisontal x vertikal). Masing2 mata mendapatkan resolusi horisontal 1080 x 1200 pixel. Dari sisi brightness HTC Vive memiliki tingkat terang paling tinggi dibandingkan kelima VR gear, Ketajaman gambar dengan resolusi 2K lebih tinggi dibandingkan Oculus karena penggunaan pola pixel OLED nya. Namun disisi lain memiliki efek God Ray yang lebih buruk (atau terlihat jelas) dibandingkan Oculus Rift.

Dari teknologi display yang terbaik di gen 1 adalah OLED yang memberikan refresh rate tercepat, kontras gelap terang dan warna yang terbaik. Diantara 5 VR gear yang dibahas kali ini Samsung Odyssey dengan resolusi 3K (2880 x 1600 pix hz x ver) OLED, densitas 615 pixel per inch, merupakan VR Gear dengan tampilan terbaik. Resolusi tinggi atau kerapatan pixel tinggi mengurangi efek God Rays atau pancaran garis2 yang timbul akibat kontras tinggi atau perbatasan gelap terang yang cukup mengganggu atau mengurangi efek realitas.

Pimax 4K meski memiliki resolusi dan densitas tertinggi dan efek god rays paling rendah namun karena menggunakan layar teknologi LCD memiliki refresh rate relatif lebih rendah, dan yang lebih parah adalah tingkat kecerahan layar yang 2x lebih rendah dibandingkan VR gear yang dibahas disini, efeknya memang membuat pupil mata membuka lebih lebar dan kadang menyebabkan kelelahan mata, meskipun sebaliknya intensitas cahaya tinggi juga dapat menimbulkan kelelahan mata. Selain itu pemakaian layar LCD menghasilkan akurasi dan kontras warna terburuk. (Menurut produsen hal tersebut diakibatkan karena adanya teknik refresh rate khusus yang digunakan Pimax 4K dan adanya blue light filter).

Lenovo WMR VR Gear memiliki resolusi lebih baik dibandingkan HTC Vive dan Oculus Rift, dan kerapatan pixel lebih tinggi, efek God Ray meski tidak hilang sama sekali namun sudah banyak berkurang. Meski menggunakan LCD, namun LCD generasi terbaru menghasilkan tingkat terang hampir serupa dengan Oculus Rift namun tetap tidak seterang HTC Vive atau Samsung Odyssey.

Perbandingan Brightness (tingkat kecerahan) dari layar tampilan VR Gear, Paling kiri adalah 1, HTC Vive, 2. Oculus Rift, 3. Lenovo WMR, 4. Pimax 4K. Terlihat tampilan Pimax 4K yang memiliki ketajaman dan kerapatan pixel lebih tinggi namun sayang sekali tingkat kecerahannya paling rendah, sehingga kontrasnya buruk.

Brightness Comparison

Gambar 1, Semuanya di ambil gambarnya menggunakan lensa Olympus 35mm dengan converter ke body Fuji Xpro2, dengan setting shutter speed, aperture dan focus manual.

Perbandingan Kerapatan pixel dari layar tampilan VR Gear, Paling kiri adalah 1, HTC Vive, 2. Oculus Rift, 3. Lenovo WMR, 4. Pimax 4K. Untuk melihat kerapatan harus melihat di sekitar area tengah gambar di seputar kata “The Blu”, Job Simulator, baik ketajaman garis gambar, terlihatnya jarak antar pixel (contoh di 1. HTC Vive, yang paling rendah kerapatan pixelnya tapi ketajaman terlihat cukup baik).

Karena tingkat kesulitan mendapatkan gambar, area disisi pinggir lensa akan terlihat kabur (bukan karena resolusi tetapi lebih pada jangkauan sweet spot lensa VR gear masing-masing yang berbeda.

Disini terlihat memang Pimax 4K paling tajam, Kedua Lenovo Explorer diikuti dengan dekat oleh Oculus Rift yang meski resolusi nya serupa dengan HTC Vive namun masih bisa menyaingi Lenovo Explorer yang relatif lebih tinggi.  HTC Vive meski resolusi serupa dengan Oculus Rift CV1 namun kerapatan lebih rendah karena ukuran display yang lebih besar dan pola pen tile OLED yang memaksimalkan ketajaman gambar (sharpness) meski mengorbankan kehalusan antar pixel dan menyebabkan timbulnya efek God Ray yang lebih kuat.

Pixel Comparison All

Gambar 2, Semuanya di ambil gambarnya menggunakan lensa Olympus 35mm dengan converter ke body Fuji Xpro2, dengan setting shutter speed yang sama namun aperture yang berbeda untuk mendapatkan tingkat kecerahan yang hampir sama dan dengan focus manual. Tujuan untuk membandingkan tingkat kerapatan pixel dan bukan kecerahan.

Lensa (Lens)

slide31911850435.jpg

Tabel 2. Teknologi lensa dan pengaturan lensa VR Gear berbasis PC generasi 1.

Lensa merupakan komponen kedua pembentuk efek visual dari VR Gear. Meskipun VR gear memiliki resolusi tinggi namun bila lensa yang digunakan buruk maka dipastikan menimbulkan efek distorsi, dan dapat menyebabkan sakit kepala pemakai.

Hampir semua VR gear generasi 1 menggunakan lensa Fresnel. Lensa fresnel cara kerjanya bisa dilihat diartikel tentang teknologi VR bagian pertama. Lensa yang digunakan memang berbeda-beda dan merupakan salah satu kunci penentu kualitas VR Gear masing-masing.

HTC Vive misalnya menggunakan fresnel lens dengan bentuk asymmetric, dengan kemampuan pengaturan IPD (jarak antara pupil mata secara horisontal), dan dilengkapi dengan pengatur jarak maju mundur lensa terhadap mata. Secara umum HTC Vive memiliki jangkauan sudut pandang paling terasa lebar (meski secara spesifikasi semuanya hampir sama).

Oculus Rift menggunakan lensa fresnel hybrid dengan bentuk yang asymmetric (ketebalannya berbeda) untuk mendapatkan efek jarak mata dan lensa secara fisik lensa (bukan pengaturan mekanis maju mundur). Untuk itu penggunakan Oculus Rift bisa menaik turunkan VR google sampai mendapatkan kenyamanan. Oculus juga menyediakan pengaturan IPD meski jangkauannya lebih terbatas.

Samsung Odyssey serupa dengan Oculus Rift dengan pengaturan IPD dan fresnel lens, namun tidak tersedia pengaturan jarak mata ke lensa.

Lenovo Explorer dan Pimax 4K tidak menyediakan IPD secara mekanis hanya menggunakan software. Masalahnya adalah sweet spot dari lensa akan bergesar dari titik tengah efektif lensa (yang paling bagus) ke kiri dan kanan sehingga memiliki ruang sweet spot paling sempit diantara VR gear lainnya. Hal ini dapat berpengaruh pada kenyamanan pemakai VR Gear. Meski untuk jangka pendek mata akan mencoba menyesuaikan, namun akan cukup melelahkan untuk pemakaian jangka panjang. Sulitnya mencari titik terbaik lensa juga akan cukup sulit. Dalam hal ini pengaturan dan lensa terbaik memang masih dipegang oleh HTC Vive yang menawarkan fitur paling lengkap.

Perbandingan Sweet spot diantara beberapa VR Gear. (Tanpa Samsung Odyssey). Kiri atas 1. HTC Vive, Kanan atas : 2. Oculus Rift, Kiri bawah: 3. Lenovo Explorer WMR, Kanan bawah : 4. Pimax 4K

Sweetspot

Gambar 3. Diambil menggunakan lensa olympus 35mm dengan converter ke body Fuji Xpro2 dengan pengaturan shutter speed yang sama namun aperture yang berbeda untuk mendapatkan tingkat kecerahan yang hampir sama. Jarak lensa kamera ke lensa VR Gear, serta posisi di dalam dunia VR diatur agar hampir serupa (meski tidak tepat 100%)

 

Ikuti selanjutnya di artikel berikutnya yang membahas tentang teknologi tracking, controller, fitur-fitur dari VR Gear.

Perbandingan VR Gear berbasis PC – Bag 2

Untuk ke artikel selanjutnya dari Perbandingan VR Gear berbasis PC bagian 3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Satu pemikiran pada “Perbandingan VR Gear berbasis PC – Bag 1

  1. Ping-balik: Perbandingan VR Gear berbasis PC – Bag 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s