Aplikasi Virtual Reality

Sebelum kita membahas perlengkapan Virtual Reality, banyak yang belum mengetahui apa saja sih manfaat VR.

Aplikasi untuk Hiburan (Entertainment)

Yang paling banyak diketahui banyak orang umumnya VR digunakan untuk piranti hiburan antara lain:

  1. Hiburan bersifat pasif

Hiburan bersifat pasif umumnya termasuk untuk, menonton film menggunakan piranti VR. Loh bedanya apa dengan menonton di TV? Yang pasti menonton menggunakan piranti VR bisa melakukan paling tidak 2 hal:

1. Menonton film/video dua dimensi (2D) namun menggunakan layar virtual seperti menonton di bioskop. Kelebihannya layar tampilan virtual bisa diatur tidak lagi dalam satuan puluhan inci namun bisa mencapai ratusan inci atau setara dengan layar bioskop anda. Efeknya anda seperti menonton film/video di bioskop layar lebar dengan suara surround (spatial sound) atau bahkan seperti memiliki home theater sendiri di rumah virtual atau di lingkungan ruang angkasa, tidak terbayang kan?

maxresdefault

2. Hal kedua ada menonton film/video 360 derajat. Video 360 derajat dibuat menggunakan kamera khusus yang menangkap gambar secara 360 derajat, efeknya: Anda seperti berada di tempat kejadian titik pengambilan gambar tersebut. Misalnya disuatu video tentang pembuatan film Starwars Rouge One, anda berada diantara crew pembuat film, dan bila anda menengok ke kiri, kanan atas bawah maka dapat melihat suasana pembuatan film Starwars Rouge One tersebut seperti anda berada di tempat pembuatan film. Hal yang sama bila menonton film 360 derajat tentang lokasi tertentu di negara lain, maka Anda akan berada di lokasi tersebut melihat sekelilingnya secara bebas.

360-video

Untuk kebutuhan hiburan pasif seperti menonton diatas, cukup mulai bisa menggunakan VR gear seperti google cardbox menggunakan smartphone, hingga tentunya menggunakan VR gear yang lebih serius seperti Oculus Rift, HTC Vive, Pimax 4K dan sebagainya. Untuk kebutuhan hiburan pasif, gyroscope yang disertakan di dalam piranti VR itu sendiri sudah cukup untuk mendeteksi arah pandangan mata (kiri, kanan, atas, bawah) yang lebih dikenal dengan 3DOF (3 derajat gerak bebas or 3 degree of freedom) nanti kita akan bahas lebih lanjut di teknologi VR secara lebih tuntas.

Untuk konten movie 360 derajat memang belum banyak namun sudah mulai bermunculan video-video yang dapat diakses di Youtube. Cara dan panduannya akan diberikan di artikel terpisah. Mulai dari tourism, preview movie block buster seperti Starwars, Beauty and The Beast, Mowgli, dsb. Sampai tentunya konten dewasa (Industri film dewasa merupakan salah satu yang menganggap VR gear merupakan revolusi kedua setelah terciptanya internet karena memberikan pengalaman yang lebih immersive).

2. Hiburan bersifat Interaktif

Hiburan interaktif yang paling umum adalah bermain game baik di PC, console maupun di smartphone melalui google cardboard atau apps VR di Android maupun Apple.

Untuk bermain game di dunia VR dibagi menjadi beberapa tipe, yang terkait dengan kemampuan VR gear, yaitu:

1. Bermain dengan 3 Degree of freedom terbatas pada pergerakan sumbu lihat atas bawah dan kiri kanan tapi titik pandang tetap tidak bergeser, Untuk 3DOF peralatan GR yang dibutuhkan cukup mulai dari Google cardboard dengan smartphone hingga menggunakan peralatan VR gear yang lebih serius.

2.  bermain dengan 6 Degree of freedom dimana gerakan lebih bebas “bergeser” ke atas, bawah, kiri dan kanan. selain dari sudut pandang atas/bawah, tengok kiri dan kanan. Untuk yang 6DOF dibutuhkan VR gear dengan kemampuan untuk “positional tracking” baik inside out ataupun outside in. Saat ini hanya beberapa yang secara komersial tersedia yaitu Oculus Rift, HTC Vive dan untuk console ada Sony PSVR, ketiganya secara umum menggunakan teknologi outside in tracking dengan kamera external, meski HTC Vive agak berbeda namun tetap memerlukan piranti external sebagai referensi. Dalam waktu dekat akan ada VR Gear dengan teknologi tracking inside out yang di dukung oleh Microsoft VR Mixed reality technology dari berbagai produsen seperti Samsung, Lenovo, HP, Acer dsb. Game VR juga dibagi genre seperti Game PC dan console pada umumnya, namun menurut Hobby Tech yang paling berkesan adalah Game dengan genre FPS (First Person Shooter) dan tentunya Simulator seperti pesawat (DCS World, Prepar3D, dsb), space sim (Elite Dangerous, dan lainnya). Untuk FPS memang belum banyak title yang khusus dibuat untuk VR. tapi salah satu yang menonjol dan hanya ada di Oculus contohnya adalah Robo Recall.

Roborecall2

Aplikasi Bisnis

Aplikasi VR di dunia bisnis memang masih baru, namun diantara nya yang sangat menonjol dan mungkin kedepannya menjadi hal yang tidak bisa dihindarkan:

  1. Bekerja secara virtual, dimana karyawan atau pekerja bisa berada dimana saja, namun sang Avatar atau perwakilan tubuh di dunia maya bisa melakukan meeting, diskusi, dan kerja bareng di dalam dunia virtual. Saat ini Avatar yang ada memang bentuknya masih seperti kartun, namun kalau teknologi grafik semakin canggih kedepannya avatar bisa saja seperti gambaran manusia
  2. Melakukan Perancangan produk secara virtual misalnya merancang purwarupa (prototype) untuk mobil baru? atau gadget baru? yang bisa dilihat secara 3 dimensi dan dilihat bersama2 rekan2 secara bersamaan di dunia virtual, mengubah, menambahkan bentuk, rancangan secara virtual untuk dijadikan nyata setelah selesai. Produktivitasnya jauh lebih tinggi
  3. Tidak hanya merancang kendaraan, merancang bangunan dan interior bisa lebih mudah visualisasinya secara langsung. Baik untuk konsep atau untuk berjualan property. Pembeli bisa langsung melihat atau berinteraksi di dunia maya secara langsung. Misalnya untuk membeli rumah baru, maka pembeli bisa langsung berada di rumah baru yang dibuat sesuai rancangan di dunia maya, bahkan berinteraksi seperti membuka pintu, laci, TV dsb. Saat ini masih seperti tour saja dengan 360 degree field of view. Namun kedepannya?
  4. Belanja secara virtual, tidak lagi menggunakan gambar 2 dimensi, pembeli dapat melihat, memegang barang secara 3 dimensi di toko virtual. Sehingga memberikan visualisasi yang lebih lengkap dan interaktif.
  5. Memberikan training atau program pendidikan secara interaktif di dunia virtual, terutama jika terkait pekerjaan yang melibatkan kondisi berbahaya/hazardous maka training bisa dilakukan secara simulasi yang lebih real dan meningkatkan efektivitas metoda training. Sebenarnya hal ini sudah dilakukan oleh institusi berbasi teknologi seperti NASA, dan sebagainya, termasuk militer dalam melatih tentara, pilot dalam mengemudikan tank, pesawat tempur, dan termasuk pelatihan tentara serbu atau special forces?
  6. Industri tourism berbasis virtual, tidak lagi perlu mengunjungi langsung tempat tourism. Saat ini mungkin tetap masih lebih baik datang ke tempat tujuan, tapi paling tidak sudah bisa memberikan visualisasi apa saja yang akan didapatkan disana jalur tour dsb agar bisa lebih mandiri? apalagi yang hobby photography ini merupakan tool penting agar bisa survey lokasi?
  7. Manufacturing untuk mengendalikan robot secara remote, baik robot terbang seperti Drone, robot produksi di pabrik, dan sebagainya dengan pandangan langsung melalui camera? atau untuk ke area berbahaya seperti reaktor nuklir dsb.
  8. Banyak lagi aplikasi bisnis yang belum tercakup tapi sudah pasti kreativitas industri akan terus berkembang

Aplikasi Sosial

Hal yang tidak kalah menarik dan mungkin salah satu yang akan jadi pendorong utama industri VR, yang berkembang saat ini adalah para perusahaan media sosial seperti Facebook, Google dan juga Microsoft (salah satu alasan kenapa Facebook membeli Oculus sebesar 2 Milyar USD), sudah memprediksi suatu saat interaksi sosial yang saat ini bersifat 2 dimensi melalui smartphone, tablet dan komputer akan digantikan media VR yang akan memberikan sensasi yang lebih nyata, dimana kita bisa berinteraksi langsung dengan teman2 dan kerabat di dunia maya dalam bentuk avatar. Aplikasi seperti Facebook Spaces, vTime, AltSpace sudah ada dan siap dicoba.

Hobby Tech sendiri mencoba masuk melalui vTime dan berkenalan langsung dengan pengunjung lain yang tidak kenal, dan rasanya campur aduk, antara terpukau, ngeri juga karena seperti berhadapan langsung secara avatar, bicara seperti kita bertemu muka, bisa dibayangkan bila gambaran avatar nya sudah canggih, bisa saja kita berperan sebagai beda gender, beda ras, dan sebagainya? Kita bisa melakukan pesta ulang tahun bersama, membuat meme secara langsung, sekedar ngobrol di lokasi yang kita pilih. Seperti dibawah ini ngobrol di daerah kutub? di luar angkasa atau mengunjungi kota Paris :):) tinggal imajinasi bersama teman2 saja. Bisa2 tambah rumit pemakaian media sosial di VR. (Saat ini media sosial untuk politik, berita hoax, dsb sudah membuat pusing ya?)

Aplikasi Medis

  1. VR sudah mulai digunakan untuk pelatihan perawat medis atau dokter dalam melakukan penanganan pasien baik untuk pelatihan perawatan rutin, operasi (Surgery) maupun penanganan kondisi darurat. Tentunya memberikan keleluasaan dalam melakukan latihan tanpa risiko terhadap subject pasien
  2. Pengembangan lain adalah area AR (Augmented Reality) yang merupakan cabang lain dari VR yang memberikan kemampuan lebih bagi Dokter/staff medis dalam mendapat informasi tambahan terhadap kondisi di dunia nyata. Misalnya dokter dalam melakukan operasi (sedang) dapat melihat laju denyut jantung, pernapasan dsb di AR glass atau tampilan AR tanpa perlu menoleh atau bertanya pada perawat secara real? atau melihat video endoscopy secara langsung?

Aplikasi R&D dan Militer

  1. R&D dan militer tentunya merupakan pemakai VR gear yang pertama dan paling awal, meski waktu itu mungkin biaya peralatan masih selangit (belum berupa consumer product). terutama untuk melakukan pelatihan2 yang sifatnya kritis dan berbiaya tinggi.
  2. Namun dengan adanya consumer product VR gear, maka akses terhadap pelatihan di dunia maya menjadi lebih murah dan dapat diakses dengan mudah. Hanya saja program pelatihan aplikasi nya tentu harus khusus dibuat karena bersifat spesifik dan mungkin sifatnya rahasia atau terbatas tidak untuk umum.

Kedepannya tentunya aplikasi VR akan semakin berkembang, sesuai dengan perkembangan peralatan VR itu sendiri. Beberapa produsen kelas kakap seperti Oculus/Facebook, Microsoft, Intel, Sony, Samsung dan sebagainya berlomba lomba untuk menciptakan VR Gear yang lebih mudah diakses oleh kalangan awam. Saat ini memang masih tahap awal perkembangan VR.

Suatu saat mungkin antarmuka langsung ke syaraf manusia seperti di film Matrix, Avatar atau Inceptions dsb, memungkinkan manusia untuk berpindah secara lebih mudah antara dunia nyata dan maya. Kompleksitas regulasi, sosial, dan lainnya tentunya akan tambah rumit dan perlu persiapan matang baik dari pemerintah maupun swasta. Namun seperti perkembangan teknologi lainnya hal ini akan sulit dibendung dan akan terus berevolusi.

Salam VR

Satu pemikiran pada “Aplikasi Virtual Reality

  1. Ping-balik: Teknologi Virtual Reality – Bagian 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s